Budaya-Tionghoa.Net | Manusia dalam berinteraksi antara satu dengan yang lain itu menggunakan “bunyi” yang disebut kata, kata ini adalah bagian dari bahasa. Ernst Cassier menuliskan bahwa “Demoskritos-lah orang yang pertama mengajukan tesis bahwa bahasa manusia berasal dari bunyi-bunyi tertentu yang semata-mata bersifat emosional”[1]. Apa yang disebut manusia ? Manusia adalah mahluk yang berkata. “Manusia disebut manusia, adalah ( karena ) kata. Manusia tidak dapat berkata, bagaimana menjadi manusia” (人之所以为人者言也 人而不能言 何以为人)[2]. Dengan bunyilah manusia merefleksikan perasaannya yang disebabkan adanya unsur-unsur luar, seperti ditulis dalam kitab Liji “Asal dari bunyi, berasal dari hati manusia. Gerak dari hati manusia, berasal dari benda (pengaruh luar ) ( 凡音之起, 由人心生也. 人心之動, 物使然也)[3] . “Interaksi dengan benda melahirkan gerak, terbentuk dengan suara. Suara saling berinteraksi, itulah melahirkan ragam. Ragam menjadi fang( 5 nada ), itulah bunyi”( 感于物而動, 故形于聲.聲相應,故生變. 變成方,謂之音)[4]. Continue reading
Author: Ardian Cangianto
Perkembangan Agama Tao Di Indonesia
StandardPERKEMBANGAN AGAMA TAO
DI INDONESIA
Oleh : Ardian Cangianto[1]
ABSTRAK
Taoisme adalah agama yang lahir di Tiongkok dan memiliki perjalanan panjang dalam peradaban serta kebudayaan Tionghoa. Pengaruh Taoisme merasuki sendi-sendi kehidupan masyarakat Tionghoa baik dari segi sebagai agama maupun filsafat kehidupannya. Taoisme sebagai lembaga keagamaan terbentuk pada masa Zhang Daoling di masa dinasti Han Timur dan ini berarti Taoisme sebagai agama sudah berumur 2000 tahun dan umur itu tidaklah pendek untuk memberikan pengaruh pada etnis Tionghoa dan budayanya. Continue reading
Menghayati Kelenteng Masyarakat Tionghoa – Part 2
StandardSeni dan Kelenteng
Jacob Sumardjo menuliskan : “Benda-benda budaya warisan masa lampau itu sebenarnya sudah menceritakan dirinya sendiri. Benda-benda itu punya struktur luar yang segera nampak, itulah kuantitas. Dari struktur yang nampak itu terdapat system hubungan unsur-unsurnya yang hanya bisa dipahami melalui pola pikir tertentu. Dan pola berpikir benda-benda itulah yang masih tersembunyi, masih bisu, sehingga kita harus membuatnya agar bisa bicara tentang dirinya”[1] Continue reading
Menghayati Kelenteng Sebagai Ekspresi Masyarakat Tionghoa – Part 1
StandardPada saat mendengar kata kelenteng, yang terbersit secara umum adalah tempat ibadah orang Tionghoa, dimana tentunya pandangan itu tidak seratus persen benar, karena dalam perjalan sejarahnya, kelenteng memiliki makna-makna keagamaan yang bersifat universal dan tidak hanya untuk orang Tionghoa saja. Tapi di sisi lain, kelenteng mengandung unsur-unsur budaya Tionghoa yang kental dan semua itu adalah symbol yang memiliki makna-makna moralitas. Penanaman nilai moral itu dilakukan melalui bahasa symbol dan imaji selain bahasa oral dan teks. Continue reading
Pengertian Agama Menurut Budaya Tionghua
StandardImage Credit :
Yu Temple in Yu Mausoleum of Shaoxing, Zhejiang
Wikimedia
Budaya-Tionghoa.net| Sebelum memasuki apa yang dimaksud alam kematian menurut kepercayaan Tionghoa, kita perlu mengetahui dahulu apa yang dimaksud dengan agama dalam budaya orang Tionghoa.Pertanyaan umum, apakah orang Tionghoa memiliki agama ? Agama seperti apa ? Pertanyaan yang mungkin sering dilontarkan dan tanpa disadari akan menisbikan pengertian apa yang dimaksud dengan agama dalam khasanah budaya Tionghoa. Continue reading
Capgomeh di Bandung , Festival Yang Terlupakan Selama Setengah Abad
StandardCapgo Meh yang jatuh pada tanggal 18 Febuari 2011 memiliki makna bulan purnama yang pertama di tahun yang baru.
Kitab Tiga Aksara – Sanzijing
StandardBudaya-Tionghoa.Net|Hidup sampai tua, belajar sampai tua tidak terbatas pada sekolah saja apakah sama dengan peribahasa bahasa latin yang berbunyi non scholae sed vitae discimus artinya adalah “Kita belajar untuk hidup bukan untuk sekolah”, ujar itu dikumandangkan oleh Seneca ( 3 BC-65 AD )[1]. Continue reading
Dalam Hal Membakar Kertas
Standard
Photo Credit : Brianz Liu , Lian Hua Shan
Budaya-Tionghoa.Net|Dalam hal bakar membakar kertas, bangsa Tionghoa adalah bangsa yang mengutarakan banyak pengharapan dengan membakar kertas. Pertanyaan yang harus dipikirkan kenapa mereka membakar kertas ? Continue reading
Fa Zhu Gong – Dewa Hokkian
StandardFa Zhu Gong adalah dewa yang terkenal di daerah Minnan 闽南 (Fujian 福建) dan Taiwan 台湾 . Pada awalnya beliau adalah sebuah dewa lokal di daerah An Xi 安溪. Di Taiwan sendiri ada sekitar dua puluah kelenteng yang dewa utamanya adalah Fa Zhu Gong. Fa Zhu Gong disebut juga Zhang Shengjun %Ap圣君, Zhang Gong Fazhu 张公法主 etc. Continue reading
[Tanggapan] Shi Djin Koei, Sejarah , Fakta Atau Fiksi ?
StandardMengenai Sie Djin Koei, saya ada buku yang berjudul 薛仁贵征东 Xue Rengui zheng dong atau dalam bahasa Indonesia berjudul Sie Djin Koei Tjeng Tang. Dan semua yang mengerti bahasa Mandarin akan mengerti bahwa itu adalah roman sejarah, bukan fakta sejarah. Judul lainnya adalah 说唐薛家府传 Continue reading